Notification

×

Iklan

Iklan

Dicari Tim SAR Bali, 3 ABK Speed Boat Baliman Ditemukan Selamat di Perairan Puger

| Kamis, September 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-17T08:02:48Z

 

Tiga ABK speed boat Baliman ditemukan selamat di perairan Puger
Tiga ABK speed boat Baliman dievakuasi nelayan Puger setelah ditemukan selamat di perairan Puger, Rabu (16/9/2026).


PUGER, JEMBER, 

Katapublik.com – Tiga anak buah kapal (ABK) speed boat Baliman yang sebelumnya dicari Tim SAR Gabungan Bali ditemukan selamat di perairan Puger, Kabupaten Jember, Rabu (16/9/2026).


Ketiganya ditemukan nelayan Puger setelah speed boat yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar minyak (BBM) di tengah laut. Mereka kemudian dievakuasi menuju pesisir Puger.


Komandan Pos TNI AL Puger, Letda Laut (P) Eko Priyo Pambudi, S.H., mengatakan ketiga ABK ditemukan dalam kondisi selamat.


“Alhamdulillah, tiga ABK yang sebelumnya menjadi target pencarian Tim SAR Gabungan Bali berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Eko.


Berdasarkan assessment Tim Pos SAR Jember dan Pos TNI AL Puger, ketiganya berangkat dari Dermaga Bali menuju Nusa Penida pada 9 September 2026 sekitar pukul 09.00 WITA.


Namun, speed boat mengalami kehabisan BBM sehingga terombang-ambing di laut hingga akhirnya ditemukan nelayan Puger.


Sekitar pukul 16.00 WIB, ketiga ABK dievakuasi menggunakan jukung bernama Gladis. Mereka tiba di pesisir Puger sekitar pukul 18.16 WIB bersama nelayan bernama Aris.


Ketiganya kemudian dibawa ke rumah Aris di Puger Wetan untuk beristirahat. Tim SAR Jember dan Pos TNI AL Puger selanjutnya melakukan assessment.


“Dari hasil assessment, ketiga korban dalam kondisi selamat. Saat ini mereka beristirahat di rumah warga di Puger Wetan sambil menunggu proses pemulangan,” jelas Eko.


Menurut keterangan para korban, speed boat Baliman masih berada di sekitar Rumpon Bleduk, sekitar 42 nautical mile (NM) dari pesisir Puger.


Pos TNI AL Puger terus berkoordinasi dengan unsur SAR dan pihak terkait mengenai keberadaan speed boat tersebut.


Ketiga korban yakni I Nyoman Budiana (49), warga Tanjung Benoa, selaku kapten kapal; Keristino Sahreza (17); dan Niko Demios Landena (48), sebagai crew.


Keluarga I Nyoman Budiana dijadwalkan menjemput ketiganya melalui jalur darat pada Kamis (17/9/2026).


Eko mengapresiasi nelayan Puger yang membantu proses evakuasi ketiga ABK hingga ke daratan.


“Sinergi antara nelayan, TNI AL dan unsur SAR sangat penting ketika terjadi kondisi darurat di laut,” tutupnya.

---------

Punya informasi, aspirasi, atau peristiwa di sekitar Anda? Kirimkan laporan, foto, atau video ke Redaksi Katapublik.com melalui WhatsApp atau email. Setiap informasi akan kami verifikasi sebelum dipublikasikan.


×
Berita Terbaru Update