Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Jember Wajibkan SD dan SMP Aktifkan Ekstrakurikuler PMR

| Jumat, September 25, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-26T03:28:38Z

Kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja di sekolah Jember
Kegiatan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja di sekolah Jember (Foto: PMI Jember) 



JEMBER, Katapublik.com -– Pemerintah Kabupaten Jember mewajibkan seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mengaktifkan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR). 


Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Jember nomor 400.3.5.1/5004/35.09.310/2026 tertanggal 22 September 2026. Langkah ini menjadi lanjutan dari kebijakan sebelumnya yang mendorong aparatur sipil negara (ASN) dan lembaga pemerintah aktif mendukung donor darah rutin.


Ketua PMI Kabupaten Jember Zainollah menyatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata Pemkab Jember terhadap PMI. Menurutnya, dukungan ini memperkuat peran PMI sebagai lembaga yang membantu pemerintah di bidang kemanusiaan.


“Gus Bupati Fawait tidak setengah-setengah dalam mendukung PMI. Setelah sebelumnya meminta ASN dan lembaga pemerintah aktif melakukan donor darah, sekarang dukungan diperluas dengan penguatan PMR di sekolah,” ujar Zainollah.


Surat edaran tersebut mengarahkan jenjang SD mengembangkan PMR Mula. Sementara jenjang SMP diarahkan mengaktifkan PMR Madya.


Sekolah yang belum memiliki kegiatan PMR diminta membentuk dan mendirikannya. Sekolah yang sudah memiliki PMR namun tidak aktif diminta mengaktifkan kembali organisasi dan kegiatan kepalangmerahan.


Zainollah menilai keberadaan PMR di sekolah sangat strategis. Menurutnya, PMR menjadi pintu masuk pembentukan karakter dan jiwa kemanusiaan generasi muda.


“PMR bukan hanya soal kegiatan kepalangmerahan. Di dalamnya ada pendidikan karakter, kepedulian sosial, pertolongan pertama, kesiapsiagaan bencana, hidup sehat, hingga membangun semangat kerelawanan,” jelasnya.


Ia menambahkan, penguatan PMR sejak jenjang SD dan SMP merupakan investasi jangka panjang. Investasi ini ditujukan bagi keberlangsungan gerakan kemanusiaan di Kabupaten Jember.


“Anak-anak dikenalkan dengan nilai-nilai kemanusiaan sejak dini. Harapannya, ketika mereka tumbuh menjadi remaja dan dewasa, semangat menolong sesama, kerelawanan dan kepedulian sosial sudah menjadi bagian dari karakter mereka,” katanya.


Zainollah mengatakan PMI Kabupaten Jember siap mendukung sekolah yang akan mengaktifkan maupun membentuk PMR. Dukungan tersebut berupa pembinaan dan pengembangan kegiatan kepalangmerahan.


PMI berharap gerakan PMR semakin tumbuh di sekolah-sekolah se-Kabupaten Jember. Harapan ini sejalan dengan upaya memperkuat ekosistem relawan kemanusiaan yang dimulai dari lingkungan pendidikan.


“Ini momentum yang sangat baik. Kami berterima kasih kepada Pemkab Jember, khususnya Gus Bupati Fawait dan Dinas Pendidikan, karena memberikan perhatian terhadap pengembangan PMR. Dari sekolah inilah kader-kader kemanusiaan dapat dipersiapkan sejak dini,” pungkas Zainollah.


Sumber: PMI Jember

Editor: SamHeri

----------

Punya informasi, aspirasi, atau peristiwa di sekitar Anda? Kirimkan laporan, foto, atau video ke Redaksi Katapublik.com melalui WhatsApp atau email. Setiap informasi akan kami verifikasi sebelum dipublikasikan.


×
Berita Terbaru Update