Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Di Balik Demo FMJM, Suara Warga Kecil yang Merasa Terbantu MBG

Sabtu, 20 Juni 2026 | Juni 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-20T08:58:11Z


Jember - Di tengah ribuan massa FMJM yang menggelar aksi damai di Alun-Alun Jember, suara-suara warga kecil turut mewarnai jalannya demonstrasi. Mereka bukan orator, bukan pula pengurus organisasi. Namun, mereka mengaku merasakan langsung manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hari, seorang warga yang ikut menyaksikan aksi tersebut, tampak emosional saat berbicara mengenai program andalan pemerintah itu. Dengan nada bergetar, pria yang usianya telah melewati setengah abad itu meminta publik melihat MBG dari sudut pandang keluarga miskin.

Menurutnya, anak-anak dari keluarga kurang mampu merasakan manfaat nyata dari program tersebut. Karena itu, ia tidak setuju jika ada pihak yang meminta program dihentikan.

"Kalau ada yang meminta MBG dihentikan, mereka hanya melihat dari satu sisi. Coba bayangkan anak-anak yang setiap hari senang menerima makanan bergizi," ujarnya.

Hari mengaku tidak menolak evaluasi terhadap pelaksanaan program. Namun, ia berharap perbaikan dilakukan tanpa menghentikan manfaat yang telah dirasakan masyarakat.

"Bagi mahasiswa atau orang kaya mungkin tidak terlalu terasa manfaatnya. Tapi bagi kami yang miskin, program ini sangat membantu. Kalau ada kekurangan, ya diperbaiki. Jangan dihentikan," katanya.

Tak jauh dari lokasi aksi, Parman juga menyampaikan pandangan serupa. Pekerja serabutan asal Kecamatan Sumbersari itu mengaku awalnya hanya melintas di sekitar lokasi demonstrasi.

Namun, setelah mengetahui aksi tersebut mendukung keberlanjutan MBG, ia memutuskan berhenti dan ikut bergabung bersama massa.

"Saya kebetulan lewat. Setelah tahu demo ini mendukung MBG, saya ikut nimbrung," ujarnya sambil tersenyum.

Bagi Parman, MBG bukan sekadar program pemerintah. Program itu telah membantu keluarganya yang hidup dengan penghasilan tidak menentu.

"Saya kerja serabutan. Penghasilan kadang ada, kadang tidak. Anak saya masih SD dan mendapat manfaat MBG. Program ini sangat membantu keluarga kami," tuturnya.

Di tengah tuntutan perbaikan tata kelola yang disuarakan FMJM, kisah Hari dan Parman menjadi pengingat bahwa di balik angka dan kebijakan, ada masyarakat kecil yang berharap program tersebut tetap berlanjut dan semakin baik

×
Berita Terbaru Update