Notification

×

Iklan

Iklan

PC GP Ansor Kencong Luncurkan Kampung Moderasi Beragama di Sukoreno

| Sabtu, September 19, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-19T15:39:32Z

Peluncuran Kampung Moderasi Beragama oleh PC GP Ansor Kencong di Desa Sukoreno Jember
Peluncuran Kampung Moderasi Beragama oleh PC GP Ansor Kencong di Desa Sukoreno Jember

 


KENCONG, JEMBER, 

Katapublik.com — Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kencong meluncurkan program Kampung Moderasi Beragama (KMB) di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, Jember. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026. Program ini bertujuan menguatkan nilai toleransi dan kerukunan umat di tengah masyarakat yang majemuk.


Peluncuran KMB menjadi bagian dari implementasi moderasi beragama berbasis lokasi. Acara ini juga dirangkai dengan paparan isu-isu aktual dan penguatan moderasi beragama. Sebanyak 120 peserta hadir dalam kegiatan tersebut.


Peserta terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan lintas agama. Kelompok lintas agama yang hadir meliputi Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Sapto Darmo. Para peserta berasal dari wilayah Jember selatan.


Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber. Mereka adalah Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, H. Faisol Abrari, M.Pd, dan Ketua LP2M Kampus UAS Kencong, Wulandari, MH. Camat Umbulsari dan Kepala Desa Sukoreno turut menjadi narasumber 


Ketua PC GP Ansor Kencong, Agus Nur Yasin, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Sukoreno. Ia mengapresiasi dukungan dan keterlibatan warga dalam kegiatan tersebut. Yasin menyampaikan pernyataan di sela kegiatan.


"Kampung Moderasi Beragama bukan sekadar simbol kegiatan seremonial, melainkan ruang nyata untuk menumbuhkan harmoni dan kebersamaan di tengah perbedaan. Nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan gotong royong harus terus dirawat agar menjadi budaya bersama."


Sekretaris PC Ansor Kencong, Dr. H. Asnawan, S.Pd.I, M.S.I, menegaskan peran penting agama dalam moderasi beragama. Penegasan itu disampaikan dalam paparan moderasi beragama. Ia menyebut agama sebagai garda depan moderasi.


"Kita tidak hanya berdakwah, tetapi juga hadir sebagai penengah, penjaga harmoni, dan pelopor dialog antar umat. Kegiatan berbasis lokasi seperti ini menjadi laboratorium nyata moderasi beragama di tingkat akar rumput." Katanya. 


Perwakilan penyuluh lintas agama juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Mereka adalah Romo Catur dari unsur Katolik, Sudarmani sebagai tokoh Hindu, dan Sunyoto dari unsur Sapta Dharma. 


"Kami merasa senang hdup di masyarakat Desa Sukoreno. Inilah makna sejati dari moderasi beragama — saling mengenal, menghargai, dan hidup berdampingan dengan damai." Ujarnya. 


Melalui kegiatan ini, PC GP Ansor Kencong berkomitmen mengatasnamakan moderasi beragama berbasis komunitas. Komitmen ini juga berlandaskan kearifan lokal. Langkah ini diharapkan mewujudkan kehidupan masyarakat Kabupaten Jember yang damai, toleran, dan harmonis.

-----------

Punya informasi, aspirasi, atau peristiwa di sekitar Anda? Kirimkan laporan, foto, atau video ke Redaksi Katapublik.com melalui WhatsApp atau email. Setiap informasi akan kami verifikasi sebelum dipublikasikan.


×
Berita Terbaru Update