Mobil DBHCHT Perkuat Gempur Rokok Ilegal di Jember
JEMBER, Katapublik.com – Upaya memberantas peredaran rokok ilegal di Kabupaten Jember mendapat tambahan dukungan armada operasional.
Pemerintah Kabupaten Jember menyerahkan satu unit mobil double cabin kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jember.
Penyerahan kendaraan berlangsung dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-alun Jember, Senin (17/8/2026).
Armada tersebut berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Kendaraan itu akan digunakan untuk mendukung mobilitas petugas dalam kegiatan Gempur Rokok Ilegal.
Kepala Satpol PP Kabupaten Jember Bambang Rudianto mengatakan tambahan armada dibutuhkan karena keterbatasan kendaraan operasional.
“Kita (Sat Pol PP) karena kekurangan armada untuk operasional, untuk itu kita sudah konsultasi dengan pihak Bea Cukai untuk pengadaan mobil double cabin yang digunakan untuk operasi lebih cepat,” ujar Bambang.
Menurut dia, Bidang Penegakan Hukum Peraturan Daerah (PPHD) menjadi salah satu bidang yang menangani operasi pemberantasan rokok ilegal.
Namun, keterbatasan personel membuat operasi bersama juga melibatkan sejumlah unsur lain di lingkungan Satpol PP.
“Setiap ada operasi bersama kita juga melibatkan bidang-bidang yang lain seperti Bidang Tibum, Linmas, juga dari pasukan-pasukan di regu siaga,” katanya.
Target Pengawasan Diperkuat
Bambang menilai dukungan armada menjadi bagian penting untuk meningkatkan kemampuan petugas di lapangan.
Terlebih, wilayah Kabupaten Jember cukup luas sehingga mobilitas menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan operasi.
Bambang menyebut pada tahun-tahun sebelumnya petugas dapat mengamankan sekitar 300.000 batang rokok ilegal.
Karena itu, keberadaan kendaraan baru tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan operasi tahun ini.
“Kita tahun-tahun lalu kita bisa diangkat 300.000 batang, dengan adanya tambahan bantuan satu unit mobil operasional, mudah-mudahan tahun ini juga ada tren yang positif,” tandasnya.
Program Gempur Rokok Ilegal tidak hanya berkaitan dengan kegiatan penindakan. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan cukai.
Peredaran rokok ilegal dapat mengganggu perdagangan produk tembakau yang telah memenuhi ketentuan. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan optimalisasi penerimaan negara dari sektor cukai.
Dengan tambahan armada dari DBHCHT, Satpol PP Jember diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dalam operasi bersama Bea Cukai dan instansi terkait.
Penguatan sarana tersebut menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah dalam menjalankan Gempur Rokok Ilegal di Kabupaten Jember.
Bagi masyarakat, keberadaan armada baru ini diharapkan tidak hanya berujung pada penindakan. Edukasi mengenai ciri dan ketentuan rokok legal juga tetap menjadi bagian penting dalam menekan peredaran rokok ilegal.
----------
Punya informasi, aspirasi, atau peristiwa di sekitar Anda? Kirimkan laporan, foto, atau video ke Redaksi Katapublik.com melalui WhatsApp atau email. Setiap informasi akan kami verifikasi sebelum dipublikasikan.
